Postingan

Fantasi Mbah Kakung

Gambar
#Berani-Percaya Diri-Rendah Hati# Apa yang ada di benakmu mengenai sosok seorang kakek? Menemanimu saat bermain dan belajar? Menceritakan dongeng atau kisah perjuangan? Diskusi mengenai makna hidup? Hmm, mungkin idealnya seperti itu. Namun, aku belum pernah merasakan hal yang demikian. Pasalnya ayah dari ibuku telah meninggal sebelum ibuku menikah. Ayah bapakku meninggal di saat aku masih kecil. Setidaknya aku pernah melihat sosok kakek dan merasakan mempunyai kakek. Tidak ada kenangan indah bercengkrama bersama kakek, hanya sebatas bertemu, salam dan mencium tangannya kala bersilaturahim ke rumah beliau. Maklum, aku cucu ke sekian dari bapakku yang anak kelima dari sembilan bersaudara. Kata bapak, kakekku adalah seorang veteran perang. Sebenarnya aku ingin mendengar sendiri seperti apakah kisah perjuangan melawan penjajah dari mulut kakekku sendiri, namun apa daya kakekku sudah sangat tua dan sakit-sakitan. Kami sekeluarga memanggil beliau dengan sebutan Mbah Kakung. Baru-bar...

KAYA DENGAN EKSPOR BESEK

Gambar
#Berani-Percaya Diri-Rendah Hati# Ada sebuah cerita menakjubkan dari seorang eksportir  ternama, Andi Susilo. Ia pernah mempunyai pengalaman mengekspor besek seberat satu ton ke Belanda! “Hah?! Besek ?, untuk apa pak?”, tanyaku menyela ceritanya. “Lha iya, besek lho mba. Padahal jaman sekarang banyak tempat makanan yang bisa menjaga kualitas makanan seperti Tupperware . Tapi mereka lebih senang menggunakan besek. Aneh kan ? Ceritanya gini. Orang Belanda itu merasakan manfaatnya besek sebagai tempat menyimpan rempah-rempah. Aroma rempah-rempahnya masih bertahan lama bahkan bertahun-tahun. Sebab dulu mereka diwarisi rempah-rempah oleh nenek moyang yang menjajah Indonesia. Rempah-rempah itu disimpan di dalam besek .” ujar lelaki yang menggeluti ekspor-impor sejak 1998. Cerita itu keluar begitu saja mengalir dari mulut beliau saat aku memberanikan diri bertanya pada penulis “Buku Pintar Ekspor-Impor” ini. Kesempatan ini terjadi di Pesta Buku Gramedia Pandanaran (2/2/2012)...

FLP Tegal SelfPublishing Terbitkan Karya SN.Ratmana, Kok Bisa?

Gambar
#Berani-Percaya Diri-Rendah Hati# Berawal dari kunjungan kami (FLP Tegal) untuk meminta koreksi atas karya-karya yang hendak kami terbitkan. Kemudian beliau memberikan bocoran bahwa sebentar lagi buku beliau akan diterbitkan oleh salah satu penerbit terkenal. Buku itu terdiri dari novelet dan kumpulan cerpen berjudul “Lolong, Lelaki Lansia” Berkisah mengenai sebuah keluarga yang mengungsi akibat agresi militer Belanda I tahun 1947. Kemudian mengangkat sebuah fakta sejarah yang tersembunyi dari sebuah desa di Pekalongan bernama Lolong.    “Kalau Lelaki Lansia maksudnya apa pak?”, tanya salah satu dari kami. “Itu adalah kumpulan cerpen yang saya tulis sewaktu saya sudah pensiun”, jawab beliau. “Oo..”, serentak bibir kami membulat. “Semoga lekas terbit ya, pak”. *** Beberapa waktu kemudian saat kami bersilaturahim lagi untuk mengantar naskah kumpulan cerpen kami yang sudah diterbitkan berjudul “Akulah Pencuri Itu”, tidak disangka beliau mengejutkan kami de...

Botol Plastik Menggelitik

Gambar
#Berani-Percaya Diri-Rendah Hati# Ada sebuah kisah yang mengesankan serta menggelitik dari sebuah botol plastik. Kisah ini terjadi saat aku pergi bersama bude untuk sholat Isya bersama. Maktab bude hanya 100 meter dari maktabku, sehingga di Madinah ini sebisa mungkin menghabiskan waktu bersama bude. Pasalnya aku berangkat melalui Kota Tegal dan Bude telah berangkat lebih dahulu melalui Kota Semarang. Kejadiannya di sebuah kedai di dekat pelataran Masjid Nabawi. Usai sholat Isya aku dan bude membeli segelas teh panas. Udara malam itu dingin sekali. Kami menikmati teh yang disajikan di cangkir yang terbuat dari kertas sekali pakai. Usai menikmati teh hangat, bude akan membeli air panas pesanan teman sekamar beliau yang sedang tidak enak badan. Beliau ingin membuat teh hangat di Maktab yang di sana tidak disediakan fasilitas air panas. Bude telah menyiapkan botol plastik bekas tempat air mineral. Berhubung aku tidak fasih berbahasa Arab, maka dengan sedikit bahasa Inggris...

Nasi Pesek Menggoyang Ponggol Setan

Gambar
#Berani-Percaya Diri-Rendah Hati# Rabu malam beberapa pekan kemarin aku niatkan untuk menjajal masakan yang satu ini. Pasalnya namanya itu lho, bikin  penasaran banget. "Apa yang punya warung hidungnya pesek? he he", gumamku dalam hati. Pukul 19.30 sepulang dari mengajar, tidak biasanya aku melewati Jalan Dewi Sartika, Pesurungan Kidul. Cukup mudah menemukan tempat mangkal  Nasi Pesek, letaknya di sebelah timur jalan, sebelah utara Politeknik Tegal. Walaupun gerobak itu kecil namun yang beli nguantri , membuatku semakin tambah penasaran. Kini giliranku dilayani. "Satu dibungkus mba. Berapa?", tanyaku. "Rp. 2.500, mba", jawab pembeli. Kulihat aneka lauk yang disajikan ada sambal goreng tempe, urab, sambal goreng telur, sambal goreng ayam, tempe goreng dan terakhir ikan asin. Aku pilih tambahan tempe goreng saja. Standar lauk Nasi Pesek yakni sambal goreng tempe, urab dan ikan asin. Kedai ini hanya buka malam hari, kurang lebih sampa...

Jalan-jalan ke Puswil Riau yang Megah dan Nyaman

Gambar
#Berani-Percaya Diri-Rendah Hati# Jam di dinding menunjukkan 14.00 WIB. Segera aku berpamitan dengan Bapak dan Ibu untuk mengunjungi sebuah perpustakaan yang konon termegah di Indonesia. Aku pakai jaket, menstarter motor dan berangkat dengan hati penuh keriangan. “Hmm, kayak apa sih, perpus itu” , gumamku. Kususuri jalan keluar komplek perumahan Dinas yang bersebelahan dengan sebuah Lembaga Pemasyarakatan, kemudian keluar dari Kelurahan Tangkerang, Pekan Baru. “Ups, bensin menipis, dimana ada POM Bensin?, tanyaku dalam hati. Entahlah, yang penting jalan saja. Tiba-tiba hujan mulai turun. “Aha, ada penjual bensin ecer. Sekaliyan berteduh deh”. Aku menepi, masuk ke tempat penjualan helm dan bensin. Hujan semakin deras. Aku menunggu sebentar, berharap hujan akan reda. Sambil menunggu aku bertanya dua orang gadis yang sedang mengobrol. Tekadku sudah bulat, siang ini aku harus ke Puswil, tidak ada waktu lagi sebab besok aku harus pulang ke Tegal. Maka aku langsung tan...

Tegal - Pekan Baru (Kunjungan Kedua)

Gambar
#Berani-Percaya Diri-Rendah Hati# Kunjungan yang kedua kami agendakan tanggal 18 – 21 September 2011. Tampak di stasiun Besar Kota Tegal puluhan orang berbaris mengantri membeli tiket KA kelas ekonomi Tegal Arum. Kami sekeluarga naik Cirebon Express ke Jakarta. Alhamdulillah akhirnya moment ini terjadi. Kami pergi berempat. Semoga perjalanan ini membewa hikmah dan pelajaran agar  kami makin akrab dan kompak. Sepanjang jalan kering kerontang. 11.00 – 12.00 menunggu jemputan dari Pakde (kakak dari Ibu) 12.15 sampai di Sunter(Komplek Perumahan Angakatan Laut) masuk kawasan Jakarta Utara 12.15 makan siang dan ngobrol 13.30 tidur siang / memulihkan tenaga 15.00 mandi 15.30 – 16.30 perjalanan dari Sunter ke Bandara 16.30 – 17.00 check in di bandara, maskapai Lion Air 17.00 – 18.30 menunggu keberangkatan 18.30 – 19.00 persiapan di dalam pesawat 19.00 lepas landas 20.43 sampai di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pemandangan lampu-lampu sang...