Senin, 12 November 2012

11 November ( Catatan Kecil untuk Yustia Hapsari )

#Berani-Percaya Diri-Rendah Hati#

Jam tujuh teng saya tiba di gedung Al-Irsyad yang letaknya tak jauh dari kantor pengadilan negeri Kota Tegal. Gedung masih terlihat lenggang. Kata Mas Tedi yang sudah sampai duluan daripada saya, petugas penerima dan among tamu yang perempuan tengah di salon untuk dirias.

Selang beberapa menit kemudian teman- teman yang dimintai Yustia untuk membantu acara spesialnya berdatangan. Setelah sedikit angkat- angkat kursi, tepat jam 9.30 keluarga dari kedua mempelai beserta penghulu dan lain- lain tiba di gedung.

Beberapa menit kemudian, seremonial akad nikah Yustia Hapsari dan Muhamad Fikri Hidayatulloh berlangsung. Seperti biasanya, acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran, dilanjutkan siraman rohani dari Ustad Amirudin Lc.

Saya terharu ketika Pak Liliek Basuki, ayahanda Yustia menyampaikan pesan- pesan kepada calon menantunya, beberapa menit sebelum akad nikah, berlangsung. Adapun lima pesan dari Pak Liliek sebagai berikut. 1. Cintailah isterimu karena Allah Swt. 2. Berusahalah dengan maksimal menjemput rezeki yang halal. 3. Jauhilah yang subhat apalagi yang haram. 4. Latihlah anak- anak kalian kelak untuk mencintai dan mebaca Alqur'an. Lebih baik lagi kalau menghapalnya. 5. Janganlah fanatik terhadap satu golongan, tetapi berkomitmenlah untuk membangun dan menjalankan islam secara kaffah.

Saya tersenyum dengan mata kaca, saat kedua mempelai mulai disatukan dalam podium. Ada keharuan saat kedua mempelai saling bergandeng tangan untuk kali pertama, mencium tangan kedua orang tua masing- masing. Spontan dengan bergetar, hati saya berdoa Ya  Allah berkahi keluarga ini, Ya Allah berkahi pernikahan yang baru berlangsung ini dan doa- doa lainnya.

Rabb, terimakasih untuk kurnia-Mu hari ini. Maka nikmat-Nya yang manakah yang kau dustakan..

oleh Sutono Suto
/10151274753236772


Tidak ada komentar:

Posting Komentar