Jumat, 05 Agustus 2011

Belajar Berwirausaha


#Berani-Percaya Diri-Rendah Hati#
Sabtu, 30 Juli 2011, dua hari menjelang bulan Ramadhan 1432 H, saya dan teman mencoba memberanikan diri merintis usaha kami. Sebelumnya sudah ada pengumuman bahwa pada tanggal tersebut ada Bazar yang diselenggarakan Yayasan Syarul Islam. Kemudian berhubung kami merintis berjualan abon maka kami mencari tahu kapan diadakan manasik Haji Kubro untuk wilayah kota Tegal ternyata pada tanggal tersebut. Hmm.. pas sekali sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.

Sehari sebelumnya, kami mengumpulkan barang-barang yang akan melengkapi stand kami. Ada abon jamur tiram original dan pedas merk 'Ailani', ada abon ayam pedas dan sapi original merk 'Kenanga', ada juga tepung bumbu dan kaldu tanpa MSG, mie organik yang terbuat dari sayur-sayuran wortel, sawi, bayam atau tomat. Ada juga produk-produk herbal seperti sari kurma, lalu ada juga buku-buku saku tentang persiapan puasa, Cara Wudhu Nabi, Iqro, Juz Amma. Pemesanan KALUF (Kaos Lucu Flanel) untuk anak-anak. Ada juga berbagai macam oleh-oleh khas Jawa Tengan : Sale pisang yang dikemas seperti anggur (khas Pacitan), ada Bandeng Presto, Keripik Kentang non-Msg. Yang jelas ini adalah awal bagi kami. Tdak lupa kami menyusun sebuah brand dan logo untuk rintisan usaha kami dengan nama YOOVIE MART. Kepanjangan dari Yustia dan Novi yang menjual kebutuhan sehari-hari yang sehat dan Spesial Layanan Antar untuk kawasan Kota Tegal. Logonya mirip dengan logo Yahoo Messenger, karena singkatan nama usaha kami seperti YM.

Hari yang dinanti telah tiba. Kami datang ke lokasi Manasik Kubro di Kemenag Kota Tegal pukul 06.00. Kami bermaksud akan membagikan brosur tentang pengenalan produk abon kami yang bisa dipesan dan diantar antara lain abon jamur tiram, abon ayam, sapi, tuna dan abon cabe. saat proses pembagian brosur terdapat sedikit halangan sehingga brosur yang kami bagikan tidak tersebar kepada seluruh calon jamaah haji yang berjumlah kurang lebih 300-an. Ada salah satu KBIH yang melarang kami membagikan pada saat itu, alasannya adalah agar jama'ah tidak terbebani. Baiklah, akhirnya kami berhenti sejenak, barangkali takut mengganggu. Setelah kami diskusikan, sebentar lagi kami harus ke lokasi Bazar Syiarul Islam. Oleh karena itu kami putuskan untuk menitipkan brosur kepada sopir bis yang dipakai oleh KBIH yang belum sempat dapat brosur. Yup, semoga brosurnya tersebar dengan baik. Ya, begitulah. Setiap perbuatan pasti ada ujiannya. Kalau ingin meraih E maka kamu harus melewati A,B,C dan D terlebih dahulu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar