Rabu, 27 Juli 2011

Kucing...

Tadi pagi sebelum berangkat kerja, pintu depan terbuka sedikit. Kucing belang hitam abu-abu masuk. Aku sengaja mendiamkan, tidak aku usir seperti biasa. Sambil menyetrika baju kulihat sekilas kucing itu duduk sambil menggerak-gerakkan ekor dan telinganya. Matanya tertuju pada langit-langit atap rumah, ternyata ia memperhatikan jalur yang biasa dilewati tikus. "Kok,tau ya..padahal jejak tikus itu di atas?",gumamku.Aku diamkan saja, berharap kucing itu bisa menemukan jalur tikus lagi dan menerkamnya bulat-bulat. Sudah lama kami (aku dan ibu) gemas dengan kelakuan tikus-tikus itu. Padahal ibu sebisa mungkin tidak meninggalkan sisa makanan apalagi tulang-tulang ikan dan ayam di tempat sampah dalam, beliau langsung membuangnya ke tempat sampah di luar rumah. Beberapa menit kemudian kucing itu mendekati tempat sampah di dapur,aku pikir dia pasti menangkap tikus itu karena tempat sampah itu sudah menjadi markas si tikus. Terdengar suara tempat sampah yang jatuh, "Aha! Pasti tertangkap tikus itu", pikirku. Aku tengok ke arah dapur, tiba-tiba si kucing keluar dengan mangsa di mulutnya. Aku perhatikan, kok warnanya krem, bentuknya kecil lagi. O...ternyata cuma cicak yang ditangkapnya. Ya sudah ...belum saatnya tikus-tikus itu lenyap dari peredaran rumah kami,hiks.. Dengan tenang dan anggunnya kucing itu keluar rumah sambil menggigit mangsanya yang kecil itu. Selamat makan, kucing.. ^_^

Lembaga Pengabdian, 02 April 2011 jam 10:10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar