Selasa, 21 April 2009

Sebuah Kekuatan di balik Kelembutan

#Berani-Percaya Diri-Rendah Hati#

Apakah itu? Kekuatan di balik kelembutan? jawabannya adalah handuk yang dicelupin ke pelembut yang tetap awet lembutnya meski sudah dipakai berhari-hari. He he.
Siapakah itu? Kekuatan di balik kelembutan? jawabannya adalah wanita yang dicelupin dengan Ilmu,Iman dan Islam yang tetap awet lembutnya meski godaan dunia bertubi-tubi menghampirinya. Mulai dari perubahan paradigma mengenai hembusan emansipasi wanita yang kelewat batas sampai lupa kodrat, sampai dengan wanita sebagai obyek bisnis.
Tak satu pun iklan di TV yang tidak menampilkan sosok wanita. Bahkan sisi kelembutannya, tapi sayang hanya sebatas kulit. Ya..hanya kelembutan kulit yang dipamerkan jika menggunakan Handbody X, sabun Y, dll.
Semua iklan menggunakan sosok wanita lebih tepatnya hanya mengeksplor sisi jasmani molek yang sebenarnya tidak ada kaitannya dengan muatan iklan.
Jurus marketing yang dipakai untuk mendongkrak penjualan mobil, motor dan rokok salah satunya adalah ditempatkannya wanita-wanita berbadan aduhai, berpakaian ketat dan minimalis. Yup..memanfaatkan kodrat para lelaki yang diciptakan mudah tergoda.
Padahal kelembutan dan kekuatan itu akan terpancar dari sosok wanita dengan cara dia bertingkah laku, cara dia menjaga diri dan kehormatannya.

Wanita lebih kuat dibanding laki-laki
Kekuatan di sini bukanlah diartikan secara fisik, melainkan kuat secara emosi dan psikologi. Kematangan jiwa. Banyak kaum ibu yang ditinggal mati suaminya dapat tegak berdiri mengurus anak-anaknya dengan baik hingga mengantarkan anak-anaknya berkeluarga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar